Petang menanti senja
malam membelai kelam
dan semelir rindu mendesir -desir
ke sendi jantung yang sunyi
Trier 21-8.10
Sunyi II
Rintik gerimis menitik basah lembab
sesak dada memilin tali rindu
sunyi hati dalam ruang waktu tak tentu.
Trier 20.8.10
Sunyi I
Sayup mengalun denting kerinduan
di kamar hati nan kelam senyap yang teramat sunyi
Trier 19.8.10
Samstag, 21. August 2010
Freitag, 20. August 2010
Durinya Rindu
perahu kecilpun jadilah untuk bermimpi
tapi jangan di samudra yang membeku
kaku aku di kedinginan rindu..
tapi jangan di samudra yang membeku
kaku aku di kedinginan rindu..
Pelangi Jelita
Hai pelangi nan indah jelita
tersenyum di pagi yang ceria
walau terkadang aku sering alfa
namun sahabat tercinta tak terlupa
selalu bersemayam di dada
jarak bukan penghalang cinta.
tersenyum di pagi yang ceria
walau terkadang aku sering alfa
namun sahabat tercinta tak terlupa
selalu bersemayam di dada
jarak bukan penghalang cinta.
Kasih kita rajun bersama
dalam Dunia maya
bertegur sapa dengan ceria
membagi cerita apa adanya
wahai pelangi nan jelita
tetap lah setia sepanjang zaman
karena jarak bukan penghalang cinta
Mittwoch, 4. August 2010
setia
Purnama sendu di balik awan kelabu
aku jua dibelenggu rindu
wajahmu penuh mengisi lembaran
lembaran jantungku
takkan aku menutup lembaran kasih
yang tertulis indah dengan tinta cintamu
Aku senantiasa menunggu
bersama kita menuai rindu
aku jua dibelenggu rindu
wajahmu penuh mengisi lembaran
lembaran jantungku
takkan aku menutup lembaran kasih
yang tertulis indah dengan tinta cintamu
Aku senantiasa menunggu
bersama kita menuai rindu
Sonntag, 1. August 2010
Jarak
ketika rasa itu menepi,
kupun tau rasamu ke cakrawala
tak sempat menyapa walau dalam jiwa
dan sunyi menggulung rinduku
kupun tau rasamu ke cakrawala
tak sempat menyapa walau dalam jiwa
dan sunyi menggulung rinduku
Resah
kasih
menatap matamu dalam kekelehan
perih menusuk jantungku
nyeri yang teramat pilu
resah yang gelisah gundah
mengiris sendi sendi hati
Kasih
ingin aku menyirnakan semua resah
namun aku tertawan dalam lara yang
tak berkesudahan
maaf aku tak mampu berbagi
aku hanya mencinta
dan rindu membelenggu jiwa
menatap matamu dalam kekelehan
perih menusuk jantungku
nyeri yang teramat pilu
resah yang gelisah gundah
mengiris sendi sendi hati
Kasih
ingin aku menyirnakan semua resah
namun aku tertawan dalam lara yang
tak berkesudahan
maaf aku tak mampu berbagi
aku hanya mencinta
dan rindu membelenggu jiwa
Bimbang
Malam bertambah larut menciumi senyap
akupun semakin tak mampu menterjemahkan
detak jantung yang bergetar
rindukah ini atau hanya sunyi.....?
akupun semakin tak mampu menterjemahkan
detak jantung yang bergetar
rindukah ini atau hanya sunyi.....?
Abonnieren
Posts (Atom)